Hari ini
20
01
Kam
02
Jum
03
Sab
04
Min
05
Sen
06
Sel
07
Rab
08
Kam
09
Jum
10
Sab
11
Min
12
Sen
13
Sel
14
Rab
15
Kam
16
Jum
17
Sab
18
Min
19
Sen
20
Sel
21
Rab
22
Kam
23
Jum
24
Sab
25
Min
26
Sen
27
Sel
28
Rab
29
Kam
30
Jum
31
Sab
...
01-31-1990
McDonald's pertama dibuka di Uni Soviet
Restoran cepat saji McDonald's pertama di Uni Soviet dibuka di Moskow, mengundang antrean panjang orang-orang yang rela membayar beberapa hari upah untuk menikmati Big Mac, shake, dan kentang goreng. Kehadiran McDonald's, simbol terkenal kapitalisme, dan sambutan hangat dari masyarakat Rusia menunjukkan bahwa perubahan waktu sedang terjadi di Uni Soviet. Seorang jurnalis Amerika yang meliput peristiwa ini melaporkan bahwa pelanggan terkesan dengan "pemandangan sederhana pekerja toko yang sopan… di negara yang dikenal dengan kebiasaan komersial yang kurang baik." Sementara itu, seorang jurnalis Soviet memberikan pendapat yang lebih praktis, menyatakan bahwa restoran itu merupakan "ekspresi rasionalisme dan pragmatisme Amerika terhadap makanan." Dia juga mencatat bahwa "kontras dengan harapan kami yang belum terwujud itu menyedihkan dan menantang." Namun, bagi pelanggan Rusia biasa, kunjungan ke restoran itu lebih merupakan kesempatan untuk menikmati kesenangan kecil di tengah negara yang masih berguncang akibat masalah ekonomi yang parah dan gejolak politik internal. Kehadiran McDonald's di Moskow menjadi tanda kecil namun pasti bahwa perubahan sedang mengintai. Faktanya, kurang dari dua tahun kemudian, Uni Soviet tidak lagi ada sebagai suatu bangsa, Mikhail Gorbachev mengundurkan diri sebagai pemimpin, dan berbagai republik Soviet mendeklarasikan kemerdekaan mereka. Seperti yang dilaporkan oleh jurnalis Amerika tersebut, pelanggan pertama McDonald's di Rusia "telah melihat masa depan, dan itu berhasil, setidaknya dalam hal pencernaan mereka." Ini adalah refleksi penting dari transformasi sosial dan ekonomi yang sedang berlangsung di Uni Soviet pada akhir 1980-an.
"Hari ini dalam Sejarah" lainnya