Penobatan Ratu Elizabeth II

Pada tanggal 2 Juni 1953, Ratu Elizabeth II secara resmi dinyatakan sebagai ratu Inggris dalam sebuah upacara megah yang penuh dengan tradisi yang telah berlangsung selama seribu tahun. Acara tersebut dihadiri oleh seribu tamu dan dignitaris di Westminster Abbey, London, dengan ratusan juta orang mendengarkan melalui radio dan untuk pertama kalinya menyaksikan secara langsung di televisi. Setelah upacara, jutaan penonton yang basah kuyup karena hujan bersorak untuk ratu yang berusia 27 tahun dan suaminya, Duka Edinburgh yang berusia 31 tahun, saat mereka melintasi rute prosesi sepanjang lima mil dalam kereta kuda yang didekorasi. Elizabeth, yang lahir pada tahun 1926, adalah putri tertua dari Pangeran Albert. Setelah kematian kakeknya pada tahun 1936, pamannya dinyatakan sebagai Raja Edward VIII, tetapi segera mengundurkan diri karena kontroversi pernikahannya dengan Wallis Simpson. Ayahnya kemudian menjadi Raja George VI. Selama Perang Dunia II, Elizabeth dan adiknya, Putri Margaret, tinggal di pedesaan untuk keselamatan, sementara orang tua mereka tetap tinggal di Buckinhgam Palace yang rusak oleh bom. Elizabeth menikah dengan Philip Mountbatten, sepupunya yang jauh, pada tahun 1947, dan pernikahan ini mengangkat semangat rakyat Inggris pasca perang. Putra pertama mereka, Pangeran Charles, lahir di Buckingham Palace pada tahun 1948. Setelah kematian ayahnya pada 6 Februari 1952, Elizabeth dinyatakan sebagai ratu baru Inggris, meskipun ia berduka selama tiga bulan pertama pemerintahannya. Upacara penobatan di Westminster Abbey berlangsung dengan meriah, di mana Elizabeth mengucapkan sumpah raja dengan suara yang jelas dan serius. Dalam prosesi setelahnya, ia diiringi oleh berbagai perwakilan dari negara-negara Persemakmuran. Setelah parade, Elizabeth bersama keluarganya melambaikan tangan dari balkon Buckingham Palace. Popularitas Ratu Elizabeth II tak pernah pudar selama tujuh dekade pemerintahannya, hingga ia wafat pada 8 September 2022, di usia 96 tahun. Putranya, Charles, kemudian dinyatakan sebagai raja pada 6 Mei 2023.
"Hari ini dalam Sejarah" lainnya