Hari ini
20
01
Sel
02
Rab
03
Kam
04
Jum
05
Sab
06
Min
07
Sen
08
Sel
09
Rab
10
Kam
11
Jum
12
Sab
13
Min
14
Sen
15
Sel
16
Rab
17
Kam
18
Jum
19
Sab
20
Min
21
Sen
22
Sel
23
Rab
24
Kam
25
Jum
26
Sab
27
Min
28
Sen
29
Sel
30
Rab
...
09-29-1953
Artikel New York Times mengklaim orang Rusia menginginkan “impian Amerika”
Artikel di New York Times menyoroti keinginan warga Rusia untuk menggapai “American dream,” yaitu memiliki properti pribadi dan rumah sendiri. Ini merupakan salah satu dari banyak artikel yang muncul pada tahun 1950-an dan 1960-an, saat media Amerika berusaha menggambarkan warga Rusia sebagai sosok yang tidak jauh berbeda dari orang Amerika pada umumnya. Meskipun sebagian besar warga Amerika mendukung kebijakan anti-Uni Soviet, mereka lebih sulit untuk membenci warga Rusia biasa. Selama Perang Dunia II, pemerintah AS bahkan menjalankan kampanye propaganda untuk meyakinkan rakyatnya bahwa rakyat Rusia, meskipun tinggal di negara komunis, adalah sekutu yang baik dalam peperangan melawan Jerman Nazi. Setelah perang berakhir dan ketegangan antara AS dan Uni Soviet meningkat menjadi Perang Dingin, banyak orang Amerika yang bingung dengan gambaran baru Rusia sebagai ancaman. Untuk mengatasi kebingungan ini, pemerintah AS bersama media pun menyebarkan pesan yang jelas: meskipun pemerintah Soviet adalah kediktatoran komunis, rakyat Rusia tidak jauh berbeda dari orang Amerika yang menginginkan kebebasan dan kenyamanan materi. Contoh artikel dari New York Times pada 29 September 1953 menggambarkan bagaimana seorang “Rusia beruntung” mungkin mendapatkan sebidang tanah kecil untuk membangun rumah. Artikel tersebut menggambarkan bahwa ia akan mendirikan pagar yang besar di sekelilingnya, menandakan bahwa rezim komunis justru memperkuat keinginan rakyat Rusia untuk memiliki properti pribadi. Artikel tersebut juga menunjukkan bahwa propaganda terbaik AS untuk warga Rusia adalah menjelaskan kekayaan materi dan kenyamanan yang tersedia di Amerika. Pameran pertama di Uni Soviet pada 1959, yang diisi dengan mobil, peralatan dapur, dan barang konsumen lainnya, menarik hampir 3 juta pengunjung Rusia.
"Hari ini dalam Sejarah" lainnya